Archive for September, 2008

Gw pake rok!

Haha… Gw pake rok hari ini! Dari rumah udah diketawain, and gw sempet mundur maju mo lanjut pake niy rok apa ganti lagi celana hehehe… But da show must go on, lanjuuuttttttt!

Abis, kata buku yang gw baca, “berlakulah seperti perempuan bila engkau ingin diperlakukan sebagai perempuan”.  Gpp lah walopun jadinya berasa mirip bencong hahahhahaaa…

Perubahan…

Perubahan… Orang bijak bilang, kita harus terus berubah, karena itulah tandanya kita hidup. Sebab hidup adalah perubahan itu sendiri.

Hari ini gw dicolek, dibangunkan dari lelap beberapa waktu belakangan ini untuk sebuah perubahan. Membuat gw berfikir, haruskah gw mulai berubah lagi… Berancang-ancang bangkit dari rasa nyaman yang akhir2 ini gw rasain, untuk kembali berpacu untuk sebuah kata “hidup”.

Gw ga tau… Tapi perubahan yang ditawarkan kali ini terasa berat… Mungkin karena gw terlalu mencintai “saat ini”… dan memiliki harapan lebih dari “saat ini”… dan gw juga ga ingin dibilang bahwa gw mencoba lari lagi dari “saat ini”…

An Ode For My Very Finest…

I love the smile
I love the glance
I heard the word
Not even spoke

I feel the beat
I feel the heat
Even it seem
So hard to hide

I respected the way it takes
Maybe it needs more time to spend
Even I feel my heart like bakes
Hope I will get the finest gain

For the confusion…
For the unsureness…
For the underestimation…
For the blindness…

Into very deep contemplation
Maybe towards another faithless
But I really sure in this direction
I’m in the shape of a fearless

I’ll try to be strong
In a weakness
I’ll try to be hard
In a softness
About the fight that I will learn
For my very finest I long to earn

I won’t regret
For what I’ll get
Cause I believe
For what deserve…

(Saturday, 13th Sept 2008)

normalization…

1. Duduk bersila dengan punggung tegak dan tangan rileks

2. Pejamkan mata, sugesti diri Anda :

Tarik nafas dalam, buang nafas dan buang kekesalan Anda

Tarik nafas dalam, buang nafas dan buang kekecewaan Anda

Tarik nafas dalam, buang nafas dan buang kegelisahan Anda

Tarik nafas dalam, dan buang semua energi negatif dalam diri Anda

3. Bayangkan di atas kepala Anda ada awan putih bersih menaungi yang sedikit demi sedikit mulai berputar menyerupai puting beliung. Semakin lama awan itu berputar semakin kencang, menyelubungi seluruh tubuh Anda. Lalu perlahan menghilang sedikit demi sedikit membawa semua energi negatif yang ada pada diri Anda.

4. Rasakan keteduhan mulai menjalari setiap inci tubuh Anda. Tarik nafas dalam dan buang lagi pelan2.

5. Buka mata.

Ga janji siy bakalan sama efeknya buat semua orang, tapi buat gw lumayan nih.

PPT Jilid 2

Azzam : “Kenapa kamu ga pernah tersenyum sama aku?”

Aya : “Aku tersenyum, hanya saja kamu tidak memperhatikan”

……….

Aya : “Cinta kamu terlalu kuat sehingga tidak memberi celah buat aku mengekspresikannya. Cintamu mebuat aku pasif”

Azam : “Kamu terlalu merendahkan diri kamu sendiri. Senyum kamu saja sudah membuat aku bermimpi dan berdoa setiap malam…”

Uhuuuyyyyyyyyyyy!!!!! :p

UU PPh Disahkan DPR

Jakarta - Undang-undang pajak penghasilan yang baru kini sudah disahkan oleh DPR. Beberapa tarif pajak dipotong sehingga diperkirakan potensial lost pajaknya mencapai Rp 40 triliun. Wajib pajak yang tak ber-NPWP akan dikenakan pajak yang lebih tinggi.

Berikut pokok-pokok pikiran dalam UU Pajak Penghasilan (PPh) yang baru disahkan oleh DPR, di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (2/9/2008).

1. Penurunan tarif Pajak Penghasilan (PPh)
Penurunan tarif PPh dimaksudkan untuk menyesuaikan dengan tarif PPh yang berlaku di negara-negara tetangga yang relatif lebih rendah, meningkatkan daya saing di dalam negeri, mengurangi beban pajak dan meningkatkan kepatuhan Wajib Pajak (WP).

a. Bagi WP orang pribadi, tarif PPh tertinggi diturunkan dari 35% menjadi 30% dan menyederhanakan lapisan tarif dari 5 lapisan menjadi 4 lapisan, namun memperluas masing-masing lapisan penghasilan kena pajak (income bracket), yaitu lapisan tertinggi dari sebesar Rp 200 juta menjadi Rp 500 juta.

b. Bagi WP badan, tarif PPh yang semula terdiri dari 3 lapisan, yaitu 10%, 15% dan 30% menjadi tarif tunggal 28% di tahun 2009 dan 25% tahun 2010.

Penerapan tarif tunggal dimaksudkan untuk menyesuaikan dengan prinsip kesederhanaan dan international best practice. Selain itu, bagi WP badan yang telah go public diberikan pengurangan tarif 5% dari tarif normal dengan kriteria paling sedikit 40% saham dimiliki oleh masyarakat. Insentif tersebut diharapkan dapat mendorong lebih banyak perusahaan yang masuk bursa sehingga akan meningkatkan good corporate governance dan mendorong pasar modal sebagai alternatif sumber pembiayaan bagi perusahaan.

c.Bagi WP UMKM yang berbentuk badan diberikan insentif pengurangan tarif sebesar 50% dari tarif normal yang berlaku terhadap bagian peredaran bruto sampai dengan Rp 4,8 miliar. Pemberian insentif tersebut dimaksudkan untuk mendorong berkembangnya UMKM yang pada kenyataannya memberikan kontribusi yang signifikan bagi perekonomian di Indonesia. Pemberian insentif juga diharapkan dapat mendorong kepatuhan WP yang bergerak di UMKM.

d. Bagi WP orang pribadi Pengusaha Tertentu, besarnya angsuran PPh Pasal 25 diturunkan dari 2% menjadi 0,75% dari peredaran bruto. Penurunan tarif tersebut dimaksudkan untuk membantu likuiditas WP dengan pembayaran angsuran pajak yang lebih rendah serta memberikan kepastian dan kesederhanaan penghitungan PPh.

e. Bagi WP pemberi jasa yang semula dipotong PPh Pasal 23 sebesar 15% dari perkiraan penghasilan neto menjadi 2% dari peredaran bruto. Perubahan tarif tersebut dimaksudkan untuk memberikan keseragaman pemotongan pajak yang sebelumnya ada yang didasarkan pada penghasilan bruto dan sebagian didasarkan pada penghasilan neto. Dengan metode ini, penerapan perpajakan diharapkan dapat lebih sederhana dan tarif relatif lebih rendah sehingga dapat meningkatkan kepatuhan WP.

f. Bagi WP penerima dividen yang semula dikenai tarif PPh progresif dengan tarif tertinggi sampai dengan 35%, menjadi tarif final 10%. Penurunan tarif tersebut dimaksudkan untuk mendorong perusahaan untuk membagikan dividen kepada pemegang saham, mendorong tumbuhnya investasi di Indonesia karena dikenakan tarif lebih rendah dan meningkatkan kepatuhan WP.

2. Bagi WP yang telah mempunyai NPWP dibebaskan dari kewajiban pembayaran fiskal luar negeri sejak 2009, dan pemungutan fiskal luar negeri dihapus pada 2011. Pembayaran fiskal luar negeri adalah pembayaran pajak di muka bagi orang pribadi yang akan bepergian ke luar negeri. Kebijakan penghapusan kewajiban pembayaran fiskal luar negeri bagi WP yang memiliki NPWP dimaksudkan untuk mendorong WP memiliki NPWP sehingga memperluas basis pajak. Diharapkan pada 2011 semua masyarakat yang wajib memiliki NPWP telah memiliki NPWP sehingga kewajiban pembayaran fiskal luar negeri layak dihapuskan.

3. Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) untuk diri WP orang pribadi ditingkatkan sebesar 20% dari Rp 13,2 juta menjadi Rp 15,84 juta, sedangkan untuk tanggungan istri dan keluarga ditingkatkan sebesar 10% dari Rp 1,2 juta menjadi Rp 1,32 juta dengan paling banyak 3 tanggungan setiap keluarga. Hal ini dimaksudkan untuk menyesuaikan PTKP dengan perkembangan ekonomi dan moneter serta mengangkat pengaturannya dari peraturan Menteri Keuangan menjadi undang-undang.

4. Penerapan tarif pemotongan/pemungutan PPh yang lebih tinggi bagi WP yang tidak memiliki NPWP.
a. Bagi WP penerima penghasilan yang dikenai pemotongan PPh Pasal 21 yang tidak mempunyai NPWP dikenai pemotongan 20% lebih tinggi dari tarif normal.
b. Bagi WP menerima penghasilan yang dikenai pemotongan PPh Pasal 23 yang tidak mempunyai NPWP, dikenai pemotongan 100% lebih tinggi dari tarif normal.
c. Bagi WP yang dikenai pemungutan PPh Pasal 22 yang tidak mempunyai NPWP dikenakan pemungutan 100% lebih tinggi dari tarif normal.

5.Perluasan biaya yang dapat dikurangkan dari penghasilan bruto. Dimaksudkan bahwa pemerintah memberikan fasilitas kepada masyarakat yang secara nyata ikut berpartisipasi dalam kepentingan sosial, dengan diperkenankannya biaya tersebut sebagai pengurang penghasilan bruto.
a. Sumbangan dalam rangka penganggulangan bencana nasional dan infrastruktur sosial.
b. Sumbangan dalam rangka fasilitas pendidikan, penelitian dan pengembangan yang dilakukan di Indonesia.
c. Sumbangan dalam rangka pembinaan olahraga dan keagamaan yang sifatnya wajib bagi pemeluk agama yang diakui di Indonesia.

6. Pengecualian dari objek PPh
a. Sisa lebih yang diterima atau diperoleh lembaga atau badan nirlaba yang bergerak dalam bidang pendidikan dan atau bidang penelitian dan pengembangan yang ditanamkan kembali paling lama dalam jangka waktu 4 tahun tidak dikenai pajak.
b. Beasiswa yang diterima atau diperoleh oleh penerima beasiswa tidak dikenai pajak.
c. Bantuan atau santunan yang diterima dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial tidak dikenai pajak.

7. Surplus Bank Indonesia ditegaskan sebagai objek pajak.
Aturan ini dimaksudkan untuk memberikan penegasan terhadap penafsiran yang berbeda tentang surplus BI. Menurut UU No.7 Tahun 1983 tentang PPh, pengertian penghasilan adalah setiap tambahan kemampuan ekonomis yang diterima atau diperoleh WP dengan nama dan dalam bentuk apapun. Dengan demikian surplus BI adalah tambahan kemampuan ekonomis yang termasuk objek PPh yang diatur dalam UU PPh.

8. Peraturan perpajakan untuk industri pertambangan minyak dan gas bumi, bidang usaha panas bumi, bidang usaha pertambangan umum termasuk batubara dan bidang usaha berbasis syariah, diatur tersendiri dengan Peraturan Pemerintah.

Terkontaminasi Syndroma Cinlau!!! @#%^$#!!##$%?

You know dunks artis bechek yang doyan ngojyekh satu ini? Hehehheehe… Akhir-akhir ini Cinlau mendadak dangdut jadi artis fenomenon karena logat bulenya yang terkesan bechek en menggelitik telinga Indonesia. Banyak yang “benci” sama logatnya, sampe dibikin ringtone segala. Padahal aselinya, kemungkinan besar mereka yang “benci”lah yang merupakan fans terbesarnya Cinlau. Ngaku dechhhhh… Heheehehe…

Gara2 kemaren pagi di kantor agak heboh menemukan sebuah request di forum untuk lagunya Cinlau, gw jadi kena kompor bledhug ikutan latah nyari lagu, lirik, ngedengerin bahkan ngeresapin isi lagu yang dimaksud. Dan sekarang, gw kena imbas pengen nulis bahasan about Cinlau. Tapi bukan semata mengenai artis ini, melainkan perilaku masyarakat terhadap sebuah anggapan kolektif sosial.

Ketika masyarakat (dalam arti mayoritas) “mencap” sesuatu atau seseorang sebagai sesuatu yang “negatif”, jelek, norak, ga lumrah dalam lingkungan sosial, perilaku seseorang akan cenderung merasa malu, takut ketahuan dan akan “dicap” ikutan jelek, norak, waktu harus mengakui bahwa ternyata dirinya menyukai hal tersebut (guilty pleasure????) . Padaha, “cap” yang diberikan belum tentu benar dan bersih dari sikap sentimen.

Menurut gw pribadi siy, berbeda bukanlah sebuah aib. Tidak sama bukanlah dosa. Jadi kenapa harus mencibir? Gw ga sedang membela Cinlau, cuma prihatin aja kadang-kadang sama sikap masyarakat yang menganggap kebenaran identik dengan anggapan kolektif mayoritas lingkup sosial.

Apa salah ketika seorang anak remaja yang masa kecilnya dihabiskan di luar negeri dengan bahasa pergaulannya Bahasa Inggris tidak fasih berbahasa Indonesia? Gw rasa engga.

Apa salah kalo cara bicaranya “terkesan” dibuat-buat? So what? Gw bilang itulah style-nya dia, ga berbeda sama orang yang selalu jilat bibir setiap kali ngomong kayak Murdiono or Armand Maulana hehheheee…

So guys, stop judging people would you?

Being independent makes us feel free and loose, but knowing that someone we care’s paying attention about us gave another great pleasant sensation and inspiration to move on…

Outing MWN Pelabuhan Ratu - Citarik (Hari ke-2)

Hari kedua dimulai dengan sarapan jam tujuh pagi di lobby hotel. Langsung cek ot dari hotel and berlanjut menuju Citarik buat ngelanjutin acara.

Jalan menuju Citarik swerem beneeeeerrrrrr…!!! Naik turun belok kiri belok kanan ga abis abis! Tangan gw dah keringetan aja takut tu bis ga bisa naik, phobia bowwwww. Untungnya ga sampe terlalu lama di jalan, sampe juga kita di camp site Kaki Langit, camp tempat kita ntar mo maen paintball ama rafting.

Kita dikasiy ngaso2 sebentar sambil dikasih arahan bermain paintball. Perlengkapan yang dipake, cara kerja senapannya, dan peraturan2 yang musti ditaati. Setelah semua arahan beres, kita dibagi jadi dua kelompok, kelompok loreng and kelompok vietkong. Gw masuk anggota vietkong.

Permainan dimulai dengan pemanasan di lima menit pertama, lalu lanjut ke menit selanjutnya (lupa berapa menit yah tu pertempurannya). Di lima menit pertama, siapapun yang kena peluru dianggap ga mati, tapi berhibernasi di sarang buat dibersiin tintanya and boleh balik ke medan perang.

Lima menit pertama semua orang bertempur ala pasukan berani mati banget!!! Abisnya dikasiy kebal, jadinya pada berani-berani hehehe… Gw aja sempet tersaruk2 and berguling2 ke tengah pertempuran. Walhasil, gw kena tembak hihihihiii… Belagak sok sok jadi aktres lagi shooting pelem gerwani heuheueheu… Eh, dikirain klo tiarap ga bakalan kena peluru kayak di pelem eksyen, ternyata bowwww malah banyak banget peluru serempet gw, ampe tangan gw baret2. Bentar, apa itu gara2 gw nggelosor di tanah ye? Hehehhee ga jelas mode on :p

Lima menit pertama abis, semua dikumpulin lagi ditengah medan pertempuran. Ditawarin tambah peluru, yang daripada yang mana mang udah banyak menyusut gara2 bertempur sok berani mati lima menit pertama tadi. Oke, akhirnya peluru ditambah, and pertempuran “sebenernya” dimulai dengan ditandai bunyi petasan.

Gw ma temen gw atu yang cewek ditugasin jaga markas aja, dalam kurung dijadiin anak bawang! Hihihihiii… Temen gw langsung nyungsep ditempat persembunyiannya lima menit pertama tadi, wicis dapet pujian karena ga keluar kandang :p (jadi, ngapain dunk ikutan maen???? Udah aja diem di pos hehehhee…)

Sampe hampir akhir pertempuran, gw ma temen cewek gw masiy aja ngendon di sarang, sementara temen2 yang laen seru banget tembak2an. Sampe gw liat temen2 gw main dah berasa kayak vietkong beneran, nongol nembak sambil minta dibeking hahahaa… lucu juga liatnya :p

Nahhhh… pas di menit2 terakhir itulah gw liat ada seseorang di balik pohon kelapa depan gw. Udah mata gw rabun, pake goggle-burem, jauh pula ntu jaraknya ga jelas kawan apa lawan hihihiii… Karena posisinya nampak menuju markas, gw simpulin aja itu musuh hahhahaaa… Bodo amat! Yang penting gw dah ngerasain nembak! Dengan peluru yang tinggal 3 butir, gw tembakin tu orang langsung ma 3 peluru penghabisan gw. Ga jelas kena apa kagak, tapi dia lanjut bediri keluar dari persembunyian. Sayang peluru gw abis, klo masiy ada, gw tembak dech sekali lagi hahahhaaa!

Waktu pertempuran abis and dianggap selese, biarpun lom ada pihak yg berhasil nguasain markas. Eeeee pas gw keluar and angkat senapan, ternyata gw masiy punya atu peluru!!! Sial!!!!!

Yahhhh… Masiy mendinglah, gw sempet nembak, daripada temen cewek gw yang atu lagi cuman ngendon ngumpet doank sepanjang permainan hihiihiiiii…

Karena ga ada yang nguasain markas, jadi yang dianggap menang yang personil ga ketembaknya paling banyak, wicis troops vietkong. Padahal komandan kita kena tembak, klo menurut gw siy mustinya yang kalah troops vietkong hehehheee… Bisa2 digebukin nih dianggap subversi menyimpulkan kelompok sendiri kalah :p

Selese perang2an, kita dikasiy camilan and dilanjut ngaso2 lagi sambil nunggu yang Jum’atan. Nggelasar gelosor di bale2 tidur2 ayam, and ngobrol2 yang ga penting hehehhee. Eeee ternyata ada yang iseng beli kartu UNO, tahu ga kartu apaan? Gw siy baru liat hari itu ada permainan kartu macam begitu. Peraturannya dijelasin sambil jalan. Well, klo gw bilang siy mirip2 cangkulan, cuma kode2 dikartunya aja yg agak berbeda ma peraturannya (lahhhh berarti beda dunk!!! Hehehehe…)

Satu yang pasti, klo kartu yang dipegang tinggal atu lagi, musti wajib bilang “UNO!” klo keduluan pemaen yang laen, loe kena hukum ambil kartu atu. Tapi loe ga boleh sembarangan juga bilang kata keramat itu klo kartu loe ga tinggal atu, loe bakal dapet hukuman juga ambil kartu atu.

Ini nih, yang dibikin jadi ajang jail hehehehee… Anak2 pada sengaja nanya2in pemaennya, “Lagi maen apaan nih?!”. Dengan cueknya ada aja yang jawab, “Maen UNO…” , “Wayooowww! Ambil kartu!” hahahaha…

Permainan selese waktu makan siang dah siap disantap. Selese makan siang lanjut ke acara rafting. Kita dikasiy pengarahan, perabotan rafting ( helm, dayung, pelampung) and dikelompokin jadi 7 kelompok masing2 beranggota 3 orang. Kebetulan gw sekelompok ma Pak Manajer and Tesu P.

Lom mulai rafting udah pada on lagi tombol jailnya nemu aer, pada siram2an hehe… Kita dikasiy pengarahan sebelom mulai melaju, pokoknya musti ngikutin apa yang dibilang pemandu. Aba2nya: maju, mundur, pindah kiri, pindah kanan, kembali. Anehnya, pas di jalan, gw liat ada yang ampe dikasiy aba2 lompat2 di perahu hahahaaaa!!!

Jeramnya buat gw ga terlalu “berasa”, kata pemandunya siy mang lagi sedikit surut aernya klo mo yang ekstrem bulan desemberan gitu raftingnya. Yang gw heran, kok tu cewek2 yang papasan ma gw sepanjang sungai ricuh banget tereak2 hihihiii… Ributtttt abisssss, sampe pemandu mereka keliatan nahan senyum gitu, pengen ketawa tapi malu2 heuheuheuuuu…

Pas sampe di bagian sungai yang tenang, ternyata udah banyak yang nunggu pada nyebur. Perahu kita ikutan stop (or distop???), dan mulailah… Pak Manajer yang terkenal waterproof ditarik2 mo diceburin juga hehehehe… Gw ma Tesu P cuma cengar cengir ngeliatin. Eeee Pak Manajer ngasih perlawanan yang lumayan berarti ternyata, tak tergoyahkan dengan kaki mengunci.

Gw yang belagak cengar cengir doank, diprovokasi untuk berkolaborasi melakukan kudeta terhadap Manajer gw sendiri (mulain dech lebaaaaaaaaayyyyyyy… hehehehe…). Well, karena yang memprovokasi levelnya lebih tinggi dari Pak Manajer, maka dengan sangat tidak terpaksa gw pun ngikut berkonspirasi hehehehee… Dan terceburlah belio dengan saksessss…

Di garis finish, dah menunggu seonggok kelapa muda siap icip. Hmmmmhhhh… suwegeeerrrrrr…

Jalan balik ke pos offroad beneran!!! Jalannya berbatu kerikil, nanjak panjang and curamzzzz!!! Dimobil bak terbuka puwla!! Fiuuuwwwwhhh!!! Swereeeemmmmmmzzzz!!! Untunglah sampai dengan selamat. Ga kebayang tuh klo musim ujan lewatin jalanan situ, hiiiiii ngeriiiiii….

Sampe di pos kita langsung bersih2 and ganti baju buat lanjut balik ke Jakarta.

Perjalanan lom selese, kita mampir makan malem di Desa Gumati dulu. Jalanannya juga serem nih kesini, sempit, naik turun, malem2 pula. Tapi suasananya mang bagus, cozy abis dech. Selese makan malem kita keliling2 sekitar situ liat2 sikon, ada yang foto2, main bilyard di lobby, and sekedar ngobrol2 doank. Gw sempet nyobain main bilyard biarpun cuman sok2an asal nyodok hihihihiiii…

Pas perjalanan pulang, lom beres H2C, ada satu temen yang tergeletak tak berdaya dan harus segera dilarikan ke RS. Untungnya semua masiy aman terkendali, and temen kita dah bisa masuk kerja lagi hari senin.

Well, over all, liburannya seruuuuuuuuuuuuuuu abiiisssss and a little bit ekstreem! Tapi kerasa banget bikin deket antar sesama masterwebnetters… Bener2 berasa ada bersama keluarga sendiri… Ga ada jaim2, semua lepaaaaaaassssss bebaaaaaaasssssss, eh, apa cuma gw sendiri ya yang begitu? Hehehhehee…

Makasiy Ayah, makasiy Papi, makasiy Kang HRD yang udah bersusah payah menyelenggarakan liburan kali ini… Smile
Jadi pengen liburan terussssssssssssssssssssssssss…

Sayembara : Barang siapa menemukan siapa sebenarnya tentara misterius dibalik pohon kelapa yang dimaksud di atas, bila perempuan akan dijadikan saudara, bila laki2 akan dijadikan… apa ya enaknya…? *mikir mode on* Dijadikan pacar…. nya Ryan hehehehee… Bila waria…? Hmmm… ada ide?

Ahhhhhhhhhh akhirnya selese jugaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa….

A REBELLING SOUL I HAVE…

This is a rebelling soul I have…
Don’t really know how it could be plant…
Can’t find since when it has been there…

When I live in the place full of light,
I missed the dark which forced me to fight…

When I feel very much happiness inside,
I search for the pain and the sharpness of a blade…

This is a rebelling soul I have…
I don’t know how it could be there…
I can’t understand where I should stand…

High and down there’s no differs
Right or false there no offers

Cause what I have…
Is just a rebelling soul…

© 2008 Novia
Designed by NET-TEC Webhosting -- Made free by Trauringe | Wintergarten | Ratenkredit | ringtones