Novia


eFilling Gratis Pelaporan SPT Pribadi

Pelaporan SPT pribadi sekarang bisa pake eFilling gratis di

http://efiling.pajak.go.id/%28S%28syed252j3dnn4ppgyv1ytlmt%29%29/default.aspx

E-filing adalah suatu cara penyampaian SPT atau penyampaian Pemberitahuan Perpanjangan SPT Tahunan secara elektronik yang dilakukan secara on-line yang real time melalui website Direktorat Jenderal Pajak (www.pajak.go.id ) atau Penyedia Jasa Aplikasi atau Application Service Provider (ASP).

Secara umum, penyampaian SPT atau penyampaian Pemberitahuan Perpanjangan SPT Tahunan secara elektronik melalui E-filing diatur melalui Peraturan Direktur Jenderal Pajak Nomor PER-48/PJ/2011 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Direktur Jenderal Pajak Nomor PER-19/PJ./2009 Tentang Tata Cara Penerimaan Dan Pengolahan Surat Pemberitahuan Tahunan tanggal 30 Desember 2011. Secara khusus, penyampaian SPT atau penyampaian Pemberitahuan Perpanjangan SPT Tahunan secara elektronik melalui E-filing pada situs Direktorat Jenderal Pajak diatur melalui Peraturan Direktur Jenderal Pajak Nomor PER-39/PJ/2011 tentang Tata Cara Penyampaian Surat Pemberitahuan Tahunan Bagi Wajib Pajak Orang Pribadi Menggunakan Formulir 1770S atau 1770SS Secara e-Fling Melalui Website Direktorat Jenderal Pajak (www.pajak.go.id) tanggal 23 Desember 2011

Saat ini aplikasi E-fling melalui situs Direktorat Jenderal Pajak baru dapat memfasilitasi pelaporan formulir 1770S dan 1770SS, sedangkan formulir lainnya dapat dilaporkan melalui Penyedia Jasa Aplikasi (Application Service Provider-ASP). Untuk mencoba aplikasi E-filing melalui situs Direktorat Jenderal Pajak silahkan klik efiling.pajak.go.id.

Aplikasi E-filing yang disediakan melalui Penyedia Jasa Aplikasi (Application Service Provider-ASP) yang telah ditunjuk oleh Dirketorat Jenderal Pajak adalah sebagai berikut :

http://www.pajakku.com

http://www.laporpajak.com

http://www.layananpajak.com

http://www.spt.co.id

Anda masih dapat melihat Petunjuk Penggunaan E-filing pada tautan di atas.
Untuk informasi lebih lanjut silahkan menghubungi Kring Pajak di 500200.

SUMBER:
http://www.pajak.go.id./content/e-filling

February 22nd, 2012 by novia

Happy Sunday – 1Night 2Days!!!

2days1night

Ada yang suka nonton KBS variety show Happy Sunday (다녀오겠습니다 ) ga? Gw paling suka segmen 1Night 2Days (1박 2일) – nya. Diantara sekian banyak kPop yang menyajikan artis aktornya yg extremely pretty and charming, acara ini nyuguhin sisi lain Korean culture yang “gila” abisss! And yg pasti hostnya ga dikasih kesempetan nge-jaim! :)

Yah gimana bisa nge-jaim, 2 hari 1 malem nge-games diikutin kamera terus2an! Bangun tidur belekan biar ngumpet2 malu2 itu kamera malah sengaja disorot deket2 ke muka tu host wkwkwkwkkk…

Gw suka episode2 di mana Lee Seung Gi dijailin sama Kang Ho Dong. Polooooossss bangeeeeetttt…! Satu waktu Seung Gi disuruh cium pipi Kang Ho Dong yang mantan pegulat. Seung Gi terang2an nolak dengan berbagai alasan sambil tersipu2 malu. Ho Dong cekakakan, “kenapa siy? Cium aja takut banget” gitu kira2 dia ngomong. Trus Ho Dong cium pipinya Seung Gi ajah getoh! Wakakakakakkkkk…!

Lee Seung Gi ketawa kemalu2an. Pas akhirnya dia mau disuruh cium pipi Ho Dong, and ngedeketin bibirnya ke pipi Ho Dong, eh dengan najisnya itu Kang Ho Dong malingin mukenye tepat ngadep muka Seung Gi yg udah deket sambil monyongin bibirnya! Wakakakaakkkakaakkkkk…!

bangun tidur

Untungnya reflek tu anak masih bagus banget, sekilat langsung mundur bikin semua host and kru ketawa cekakakan! :)
Seung Gi ikut ketawa walopun masih merah padam mukanya dikerjain Ho Dong abis2an :)

Yang lucu lagi, waktu Lee Seung Gi dapet penghargaan untuk bidang music (Seung Gi penyanyi juga, bukan boyband yak), host 1Night 2Days utamanya Kang Ho Dong sama Lee Su Geun ceritanya mau liat awardnya yg dibungkus rapi dikotak. Seung Gi kasiin, eh tau ga? Mereka malah ambil plastik bubble pembungkusnya trus dipletok2in aja geto bedua, seolah2 tu plastik bubble lebih berharga daripada award-nya wakakakakkkk!!! Lucuuuu… Apalagi liat mukanya Seung Gi yang nampak bilang “kena lagi dah gw dikerjain” :)

Selain liat kejahilan2 para host, games yang dibikin pun menarik banget and kadang2 ga manusiawi and bikin kita terpingkal liat tu orang2 menderita. Penderitaan orang lain emang kadang memberikan kenikmatan tersendiri buat kita yg nonton yah :)

Eun Ji Won yang lucu, Kim Jong Min yang penuh kasih and keliatan banget paling tinggi affectionnya dan paling sering salah klo main kata (ga tau deh tu nama permainannya apaan, tapi klo hompimpa sering pake tu permainan), Uhm Tae-Wong yang paling kalem. Ahhh… We will missed the show after the last episode planned on this February… Joahyooo… ^_^

February 18th, 2012 by novia

Apa yang Salah?

Beberapa hari terakhir ini gw benar2 “terjerembab” mendapati kasus2 kemanusiaan bertubi diberitakan gencar di dunia maya. Mulai dari gadis kecil umur dua tahun yang tertabrak kemudian dengan sengaja dilindas oleh penabraknya, diabaikan oleh orang yang berlalu-lalang di dekatnya seakan gadis kecil itu hanya bangkai seekor binatang, bahkan dilindas kedua kalinya oleh sebuah mobil yg melintas kemudian, pedih rasanya hati ini…

It’s a human body for God sake! A baby! I can’t really catch what’s in their mind while they all do that! Apa mereka ga berpikir, bagaimana bila hal itu terjadi pada anaknya sendiri?! Gw shocked… Hati gw merintih… Ada apa dengan hati nurani manusia…? Mengapa bisa mereka begitu kebas…?

Gw semakin meradang ketika membaca kelanjutan ceritanya, Si Penabrak pertama bahkan berani menelpon orang tua si kecil dan menyatakan tidak akan menyerahkan diri karena takut sanksi denda yang tidak mungkin bisa dia pikul… Miris… Sebegitu mudahkah hati nurani dibantai hanya karena materi…? Begitu sangat besarkah arti materi dibanding hati nurani…? Gw memang ga berhak menghakimi karena gw ga berada di posisi mereka… Tapi tak pelak, hati gw meratap langit, pertanyaan gw tetap sama. Ada apa dengan hati nurani manusia???

Belum lama si kecil akhirnya meninggal setelah koma dan tidak sempat siuman saking parahnya luka yang dia derita, sebuah berita keji kembali menohok. Seorang pengendara truk yang awalnya tidak sengaja menabrak seorang anak kecil berumur lima tahun, dengan sengaja melindasnya dua kali hingga anak kecil itu dipastikan tewas! Bahkan bernegosiasi alot dengan keluarga korban untuk “mengganti” nyawa si kecil! Hati gw menggelepar mendekati sekarat… Tercabik bagai diiris silet sedikit demi sedikit… Begitu murahkah nyawa manusia…?

Belum kering luka di hati gw, baru saja gw membaca lagi berita, seorang pemuda yang merantau jauh ke negeri orang demi sebuah pendidikan berbekal beasiswa, di rampas sepedanya dan dipukuli hingga rahangnya butuh di operasi ketika melintas di areal kerusuhan. Belum cukup perlakuan itu, ketika teronggok tak berdaya di pinggir selasar dengan darah mengucur deras dari rahangnya, segerombol pemuda lokal menghampiri seakan hendak menolong, namun ternyata malah menggeledah backpacknya dan mengambil isinya. Meninggalkan si pemuda kebingungan di pinggir jalan…

Satu hal yang semakin membuat kening gw berkerut, ternyata tersangka pelakunya adalah manusia2 terpelajar! Ada yang berprofesi sebagai guru, tentara, pelajar, desainer grafis dll.

Sudah terlalu banyak rakyat yang ditelantarkan pemimpinnya demi seonggok perut2 buncit mereka yang semakin hari semakin buncit berisi kucuran keringat dan darah rakyatnya… Membuat muak… Apalagi dengan kata2 arogan yang seringkali meluncur tanpa tedeng aling2…

Sudah terlalu banyak mayat tak berdosa bergelimpangan dengan harga murah atas nama perang. Bayi2 terputus kakinya, terburai ususnya, terpecah kepalanya, tercecer otaknya bahkan masing2 anggota tubuhnya tercerai berai entah berada di mana… Yang gw yakin mereka belum tahu apa itu perang, mengapa mereka harus terjebak ditengah desingan amunisi… Yang lagi2 gw yakin, apapun alasan perang selalu bermuara pada perebutan kekuasaan dan lagi-lagi materi…

Kadang gw berpikir… Begitu pentingkah memiliki kekuasaan? Begitu pentingkah berlimpahan materi? Sedangkan makanan yang bisa masuk ke perut kita pun terbatas. Banyak-banyak mengumpulkan materi pun tak akan di bawa mati.

Kadang gw benci materi, karena materi membuat manusia semakin hari semakin haus, seperti candu yang membelit dan mengungkung…

Tapi gw hidup di lingkungan materialistis, yang segalanya di ukur dengan uang dan penampilan fisik… Haruskah gw kembali ke hutan? Atau menjadi munafik? Membenci materi namun sekaligus mendewakannya… Ahh… Kepala gw berat…

 

 

 

October 27th, 2011 by novia

The Tales of My Temporary Tattoo

Gw “agak gila” sama yang namanya body painting. Sampe-sampe dulu waktu kuliah, gw suka nato penuh kaki gw sendiri pake pulpen warna-warni jadi kayak pake kaus kaki kembang2 hehe

naga

Tattoo Naga hasil sabotase heehheee…

Setelah sempet mensabotase tattoo tempel hadiah permen karet punya ponakan gw yg berpola naga keren, akhirnya gw bisa punya tattoo yg “lebih berkelas”. Walopun tattoo-nya bertahan ga terlalu lama tapi memberi kepuasan tersendiri di lubuk hati gw yg paling dalam. Hahahaaa… Najis tralala…

Okeh, sebenernya gw mao bahas pembuatan tattoonya, soalnya ada request dari Pak Dhiar untuk bikin ulasan mengenainya.

Bikin tattoo2an kayak begini ternyata gampang doank guys, cuma butuh paku, palu sama tinta doank. Whaaaatttt?! Haha… Boong denk… Alatnya cuma tinta, kertas minyak(?), deodorant(?), spidol sama lidi(?). Oh iya tambah pola tattoo yg banyak.

Pertama, setelah dipilih gambar yg diinginkan, diteplaklah tuh pola gambar yg diinginkan di kertas minyak pake spidol… Mmm… Diteplak bahasa Indonesianya apa yak? Yang ga ngerti suruh tanya orang sunda disekitar aja dech hihiii…

Kedua, olesin kulit yg mao dipakein tattoo dengan deodorant. Trus tempelin kertas minyak yg udah dikasiy pola tadi. Voilla! Cetakan dah berpindah ke kulit Anda.

Ketiga, bubuhi pola tadi dengan tinta menggunakan lidi or sesuatu yg ujungnya lancip pokonya. Biar hasilnya lebih rapi.

lidi

Lidi? Alat buat membubuhkan tinta

Keempat tunggu hingga mengering. Lebih baik lagi klo tu tattoo ga dimandiin barang sebulanan. Pasti awet dech hehehee… Apalagi klo kemudian ditumbuhin kurap, lebih bagus tuh efeknya jadi tattoo 3 dimensi hahahaaa…

tinta

Tinta

Oh iya, gw browsing tintanya apa yg biasa dipake. Kebanyakan bilang sih pake cat rambut bubuk gitu yg dikasiy air. Ada juga yg jualan di forum tetangga seharga 90rb, bentuknya bubuk juga. Jangan2 itu juga cat rambut cuma dikasiy kemasan lain hihiii… Cobain ajalah yg mana yg loe guys suka. Namanya juga eksperimen
Dan hasil akhirnya…. Voillaaaa!!!

hasil

Kupu-Kupu

Selamat mencoba *_*

May 24th, 2011 by novia

Outing MWN 4-7 Mei 2011, BALI LAGIIIIII….

MWN all member Bali 2011

Taun ini MWN outing ke Bali lagi! Yippie!!! Kerja keras dari taon kemaren negh biar bisa bedol desa ke Bali dengan anggota keluarga yang sudah lebih membengkak. Hunting tiket pesawat murah! Walhasil, pergi pulang musti berkloter-kloter heheheee…

Terminal 3 Soe-Ta

Gw termasuk di pemberangkatan kloter pertama, jadwal flight 10.40 WIB dari Terminal 3 tanpa delay sampai Ngurah Rai 13.10 WITA. Sebagian didrop di Waterbom sambil nunggu kloter dua, sebagian langsung cek in ke hotel termasuk gw. Bali muwaceeeeettttnya minta ampun, terutama daerah Imam Bonjol, sama aja kayak Jakarta ternyata. Fiuwh!

Makan siang telatz, biar cepet makan di rumah makan depan hotel ajah. Karena beberapa jam lagi makan malem, gw pilih mie kangkung aja buat “cemilan”. Selese makan, leyeh2 di kamar sambil lurusin punggung and nunggu kloter kedua sampe.

Mie Kangkung ala Inari

Kloter dua sampe udah malem, makan malem dijadwalin jam tujuh mulur sampe jam sembilan hehehee… Beres cek in langsung JJM (Jalan2 Malam) ke RM Ayam Presto Ny. Nita.

Dinner bebek goreng kremes di Ayam Presto Ny. Nita

Sementara para bujangan ngafe, dugem nikmatin malam, gw bersama beberapa temen lain yang bawa keluarga en berbuntut memilih tidur. Migrain gw kumat gan!

Kamis, 5 Mei 2011
Tujuan pertama adalah Tanjung Benoa! Water Sport gan! Karena taon 2007 gw udah nyoba parasailing, taon ini gw mao nyoba Flying Fish. Yang katanya ga ada apa2nya klo dibanding parasailing, cuma tiduran gitu doank. Tapi kan klo blom nyoba mah tetep aja penasaran :p

Parasailing, Bali 2007

Flying Fish

Ternyata emang bener, ga seru banget. Sensasinya lebih ke mata perih doank kena cipratan aer laut plus pasir. Kayaknya klo posisinya ga tiduran tapi berdiri lebih asyik tuh. Lebih berasa water sport-nya :p

Di Tj Benoa gw diminta poto ma turis bule, Hans dari German, hahay berasa artes bow! Sampe temen gw tanya,
“Kenapa die?!”
Seakan2 ditelinga gw terdengar,
“Gile loe, mata loe picek apa? Yang laen yang cakep kan ada, kok niy cewek norak yg loe pilih?!”
Hahahhaaaaaa… Tau ga niy bule jawab apaan?
“Her teeth, interresting”
Whaaaatttt?! Jadi diye mao poto gw gara2 gigi kampak gw?! Akhirnya gw kasiy pose ekspose gigi gw yg segede kampak hahahaa… Gpp, amal nyenengin orang :p

“Mana gigimu?! Ini gigiku!”

Habis main flying fish, baju gw basah semua… Dan pedenya, gw ga bawa baju ganti. Akhirnya gw beli kaen pantai dech, abisnya ga betah pake baju basah. Bikin dandanan gw makin mirip tukang sabit rumput! Ouch!

Tukang Ngarit Berijazah Negara hahahaa…

Perjalanan lanjut ke GWK, makan siang dulu di KFC. Anak2 yg blom pernah ke GWK pada narses foto2. Sedangkan yang bosen cuma nongkrong di warung es kelapa :p

GWK

Selese bernarses ria, lanjut ke Pantai Kuta buat games! Payah, ga semua anggota mao ikutan maen. Ada yang leyeh2, ada yang menghilang entah ke mana, ada yang jemuran padahal ga jemuran aja udah item dari sononya haha…

Tradisi menang gw kali ini kandas, faktor umur kali ye, bawa badan ajah beraaaaattttt… @_@
Main “bakiak” pake tali rafia bener2 kalah telak. Grup pita ungu udah sampe garis finish, lah grup gw, grup pita ijo, selese satu etape aja blom! Hahahaaaa…

Game “Bakiak”

Mainan kedua pindahin aer dari toples atu ke toples yang laen pake spongebob berganti2an sampe waktu yg ditentuin abis. Grup pita ijo menang tipis, apa sengaja dimenangin biar seru ye?! Hihi…

Mainan ketiga comot kelereng pake kaki di piring pindahin ke piring yg laen. Dan yang gw kagak tau, tu kelereng ternyata dilumurin minyak! Makjaaaannnn… Susah bener nyomotnyah! Kalah dech kite… Huhuhuwww… T_T

Game Kelereng

Gpp kalah, yg penting gw punya tattoo!!! Gratis!!! Dapet dua lagi mwuaaahahahaaaahaaaaa!!! *ketawa ala pahlawan bertopeng*

My two tattoo “Kembang & Kupu2″

Pulang dari Kuta habis maghrib langsung menuju Bebek Betutu buat dinner… Yuuuummmm… Puweeedddeeeeessssseeee muaknyuuuuussssss!!! Sampe muke orang2 kayak pada abis marathon banjir keringet semua hahahaaa…

Ayam Betutu

Sampe hotel bersih2, para pemuda dugem karokean, gw tidoooorrrrrr!!!

Jumat, 6 Mei 2011
Tujuan pertama Bedugul, mao liat pura di atas air. Sekalian lewat, mampir dulu di Joger. Gw yang emang ga niat beli, cuma masuk bentaran formalitas doank. Selanjutnya, nongkrong di warung seberang makan duren hahahaa…

Joger

Lanjut ke pura, cowok2 di drop di Mesjid Besar Bedugul buat jum’atan, cewek2nya langsung masuk tempat wisata. Ada insiden kecil di sini, anak2 cowok yang nyusul ga boleh masuk! Usut punya usut, tuh tukang karcis salah tulis nama rombongan kita! Udeh gitu malah balik marah lagi! Nyebelin banget! Apalagi liat muke tu penjaga gawangnya, ih! Songong bener! *teringat lagi kejadian 2007*

Bedugul

Dari Bedugul makan siang kesorean lagi di Cafe Tahu. Trus dilanjut ke Krisna beli oleh2, en rencana makan malam di pantai Jimbaran. Sayang, cuaca ga mendukung. Begitu menuju Jimbaran hujan turun deres bener… Hiks… Tempat duduk indoor penuh udah dibooking orang.

Untungnya hujan berenti, dan kami nekat duduk diluar sambil berharap mudah2an ujannya udah selese. Tapi harapan tinggal harapan… Baru aja gw nyuap, ujan turun ga pake ba bi bu… Huwaaaa!!! Semua lari menyelamatkan piring masing2! Bediri di teras resto memandangi makanan yang masih terserak dimeja makan dengan sedih…

Jimbaran sebelom ujan

Kamipun invasi ke dalam resto, bodo amat makan di meja yang ada. Fiuwh! Seruw! Hihihiiii… Kapan lagi makan pake acara marathon? :p
Untungnya pesanan belum banyak yang keluar, jadinya kami masih bisa makan kenyang didalem restoran. Makanannya siy enak2, cuma plus aer ujannya itu aja yg ga enak :D

Sabtu, 7 Mei 2011
Pagi ini anak2 pada kabur ke Sukawati and pantai kuta, dibagi dua kloter. Gw, ma dua temen gw ga ikut ke mana2, cuma beredar sekitar hotel. Makan bakso yg ga enak :p
Tetep bakso purwakarta yang paling maknyus haha…

Nongkrong di Discovery

Jam 12 makan siang di Inari lagi yg deket. Langsung cekout and berangkat Ngurah Rai untuk kloter satu yang terpisah di 3 penerbangan. Kami yang kloter dua main2 dulu di Discovery abisin waktu. Jam set empat menuju Ngurah Rai karena flight 1 kloter 2 jadwal jam enem. Sedangkan gw musti nunggu sampe jam delapan… Kemping dah di Ngurah Rai…

Kloter pemulangan terakhir

Ternyata satu flight di kloter pertama delay gan… Sampe masih ketemu sama flight pertama yg kloter kedua. Kasian… Katanya siy faktor cuaca di Jakarta. Yah gpp lah, yang penting semua selamat sampe tujuan.

Selese juga jurnal bedol desa 2011 gan… C yah on d next journey *_*

May 20th, 2011 by novia

Dedengkot MWN

Tiba2 tadi ngobrol2 ngitungin berapa lama udah bercokol di MWN…
Ga berasa gan… gw udah masuk tahun ke-enam lima di MWN, udah mao masuk SD klo manusia mah… wah… ngapain aja ya gw selama itu di MWN?

Inget bener dulu pas waktu pertama “ditarik” ke sini sama Bu Nia… Hari pertama masuk MWN, masih sebagai perempuan baik-baik hahahahaa…

Sampe sempet pindah… Dari Lantai 9 angkut2 ke PATRA, sepiw… Bisa konser di kantor hahahaaa….

Angkut2 lagi ke Cyber menghuni Lantai 5… Hmmm… Lama kerja di MWN rekor tersendiri buat gw yg terkenal “kutu loncat” heheheheee… Sering sebenernya bosen sama kerjaan yg itu-itu muluw, tapi hubungan rekans yang sangat erat bikin gw enggan pindah ke lain hati… Gans… Dari mulai top manajemen yang ter-top, Ko Stip & Pak Dhiar the big duo dan semua rekans di MWN tak terkecuali makasih udah jadi bagian hidup gw selama hampir enam taon ini… hiks, terharu… nangis

Taon 2006 masih culun
2006

DreamLand Bali Taon 2007
dreamland

Pindahan ke Lantai 5 Taon 2007
pindahan

Sukabumi 2008
skbm1
skbm2

Thailand 2008, Pertama kali ke luar negeri nih hehehhee…
thai

Carita Taon 2009
carita

Parang Tritis Taon 2010
prtts

Tanjung Benoa Bali 2011
Tj Benoa 2011

May 12th, 2011 by novia

Luntang-Lantung di Bogor

Pagi ini jam 8.00 wib menclok di “teras” jendela Stasiun Gondangdia, dengan pemandangan pabrik roti “Lauw” di luar sana… angin sepoiy-sepoiy, semerbak mewangi roti panggang… hmmm… yum… it’s time for me to luntang-lantung for the first time in this year… *_*

Berangkat menumpang kereta Ekonomi AC tujuan Bogor seharga Rp 5.500,- dengan jadwal keberangkatan jam 8.33 terbilang cepat dan lancar. Sesampai di Stasiun Bogor sekitar pukul 09.30 kami lalu melanjutkan menumpang angkot nomor 03 (Rute Baranang Siang – Bulalak) bertarif Rp. 2.000,- untuk bertandang ke Taman Kencana yang katanya banyak depot makanan enaknya.

Eksekusi pertama, Death by Chocolate. Dari Taman Kencana, bisa lanjut naik angkot 08A jurusan Ramayana-Taman Kencana-Warung Jambu klo ga salah. Atau seperti kami, jalan kaki sambil menikmati udara segar sepanjang Jalan Ceremai yang dihiasi pepohonan pinus dan pohon besar lain di kiri kanannya. Mmmhhh… Nyamannya… *merem melek mode on*

Menu yang kami pesan:

Dessert – Special”dbc”AlaMode Rp. 29.000,-
Special dbc ala mode
Klo yang suka banget cokelat, pasti ketagihan makan ini. Ugh, cokelatnya nendhang gila! Menunya terdiri dari adonan cokelat lunak yang agak dark diberi es krim vanila dan ditaburi kacang mete cincang. Rasa coklatnya yang agak-agak pahit tapi lembut di lidah dipadu manisnya es krim dan krenyes-krenyes kacang mete hmmm… Yummm… Tapi sayang, gw suka cokelat tapi ya ga sebanyak itu sekali makan heheheee… Padahal udah dimakan berdua tuh cokelat, tetep ga tandas… Mungkin karena dasarnya kami kurang suka makanan manis…

Spaghetty Bakar – GroundBeefFrittata Rp. 28.000,-

GroundBeefFrittata
Menu kedua, gw nilai biasa aja. Mungkin karena udah banyak tempat makan yg menyajikan pasta panggang ya… Jadinya nampak ga terlalu istimewa. Isinya terdiri dari spaghetty, daging sapi cincang besar-besar plus keju mozzarella yang lengket klo terkena panas disiram telur dan susu lalu dipanggang. Cuma bedanya, menu ini diselipi kacang merah (kidney bean) di dalamnya. Walaupun begitu, masih tetap tidak membuatnya jadi sangat istimewa. Tapi biarpun begitu, makanan ini tandas kami eksekusi kikikiiiikkkk… Ga konsisten, bilang ga istimewa tapi suka hahahaaa…

HotCapuccino Rp. 12.000,-
HotLemonTea Rp. 9.000,-

mnuman

Disarankan, belilah minuman yg light. Seperti LemonTea yg gw pilih atau teh panas atau sekalian aja minum air mineral. Soalnya klo minum yg pekat2 dan manis macam cappucino bakalan cepat berasa maghtegh. Cepet kenyang bin enek.

Cafe-nya bikin betah, apalagi yg lesehan di terasnya. Dikombinasi kolam ikan sebagai pembatas “meja”, membuat unsur alami begitu pekat. Nice…

Pulang dari DbC, kami kembali menelusuri Jalan Ceremai, sekalian bakar lemak hehheeehee…

Di ujung jalan dekat Taman Kencana ada rumah makan W@roeng Taman yang katanya makanannya juga enak, tapi kami ga sempat ke sana dengan perut yg baru saja terisi tidak memungkinkan untuk mengisinya kembali.

Di depan Taman Kencana, ada billboard Pia Apple Pie, menengok ke kirinya ada Maccaroni Panggang yang terkenal itu!!! Agak ke kiri lagi masih di seberang Taman Kencana, ada Rumah Cup Cake woooohhhh… Gileeee…! Makanan semua!!! Kalaaappppp…!

Akhirnya kami memutuskan mencoba Pie Apple dan Maccaroni Panggang saja. Maccaroni Panggang kami bungkus yang porsi small seharga Rp. 25.000,-untuk “cemilan” di Kebun Raya.

Letak Pia Apple Pie ternyata agak ke dalam Jalan Pangrango. Dan taukah Anda?! Sepanjang jalan itu masih ada beberapa lagi cafe bertebaran!!! Oh eM Gee… Ada Kedai Kita yang menjual Pizza sebagai menu andalannya dan katanya enak baannnggeeuuuuttthhhh!!! Dan cafe lainnya yang gw lupa namanya… Awrite, maybe next time bisa gw coba yg lainnya itu…

Untungnya, di Pia Apple Pie sedang ada promo product baru Biscuit Apple Pie seharga Rp. 35.000,- per kotak berisi 9 bungkus.
biscuit apple pie
Maka kami pun beli product baru itu aja selain karena ini product turunan langsung dari Apple Pie, juga karena dilihat dari kemasannya dan menurut si mbaknya bisa agak tahan lama. Lumayanlah… oleh2 buat Bunda tercinta *_*

Dari Taman Kencana kami melanjutkan ke Kebun Raya Bogor. Sempet tanya2 naik angkot nomor berapa ke sana sama Mas2 penjual entah apa gw lupa di depan Jl. Pangrango. Katanya, gw musti jalan dulu ke pertigaan Sempur baru kemudian nyebrang naik angkot 08 jurusan apa ya lupa :p

Kami melewati Istana Bogor yang penuh dengan kijang yang tengah merumput… Perasaan dulu pernah ada berita kijang Istana yang semakin menurun populasinya. Nampaknya pengurus sudah berhasil “memperbaiki” perkembangbiakan kijang Istana warisan Bung Karno ini.

Sampai di depan gerbang kami turun dan membayar Rp. 4.000,- untuk berdua. Sotoy mode on hehe… Tiket masuk Kebun Raya Rp. 9.500,- lumayanlah buat bikin foto narsis sama liat Bunga Bangkai.

Namun apa daya… Bunga Bangkai-nya “menghilang”! Huwaaaa… Cuma bersisa plang namanya aja tanpa apapun di sekitarnya kecuali seonggok tanah berceruk… Hiks… :( mana sempet keujanan pula di sana :(
Tapi tetep… sempet juga sedikit menarsiskan diri heheheee…
KRB
maccaroni panggang

Dari Kebun Raya kami bermaksud melanjutkan ekspedisi mencari Roti Unyil dengan menumpang angkot 02, tapi di perjalanan bertemu Soto Kuning Pak Yusup yang katanya terkenal. Maka mampirlah kami ke sana. Alah mak… Mahalnya soto Bogor ini, masak seporsi soto plus nasi setengah dihargai Rp. 20.000,-?! Dengan rasa yang mirip, gw bisa dapet dua porsi tuh klo makan di warung Soto Bogor sebelah Gedung Cyber.
sotoBogor
Ternyata Om, Tante, di sepanjang Jl. Suryakencana itu berjejer banyak banget Soto Kuning Pak Yusup! Lahhhh… Jadi yang asli yang mana negh?! Wakakakakakkkkk… Payah… *fiuwh!*

Lanjut ke destinasi yang tertunda, masih dengan angkot 02 kami sempet puter2 di Kebon Dalem en malah nemu Gepuk Karuhun (ah… banyak kali makanan enak… benar-benar mengancam isi dompet hiks). Pantes aja ga ketemu ternyata oh ternyata Roti Venus a.k.a Roti Unyil udah pindah ke Mall … apa ya… gw lupa heheheee… kebanyakan lupanya nih cerita :p
Oks, pokoknya ga jauh dari Kebon Dalem aja naik angkot 02 yang ke Cisarua warna Biru turun di perempatan lampu merah persis tu Toko Roti.

Aih mak… puwenuhnya minta ampyuuunnn….! Calon pembeli pada berebut didepan etalase semua ngacungin kertas pesanan… Pusiiinngggg… Gw ga suka en ga bisa berada di tempat penuh orang apalagi saling desek-desekkan ga beretika. Akhirnya kakak gw yg antriin sedangkan gw nunggu di luar menghirup udara banyak-banyak, syukurlah…
Toko Roti Venus

Setelah berhasil mendapatkan roti yang diinginkan seharga Rp. 65.000,- untuk dua kotak berisi 25 buah buat oleh2 Bunda Tercinta, kami langsung menuju stasiun dengan menumpang angkot 02. Angkot ini ga lewat ke depan stasiun tapi cuma sampai Taman Topi harus berjalan sedikit ke dalam becek-becekan karena ujan dan masih pula gerimis. Pulang menumpang Express Pakuan bertiket Rp. 11.000,- biar cepet sampe karena kereta cuma berhenti di Gondangdia, Gambir Juanda dan Stasiun Kota (klo ga salah).

Selesailah luntang-lantung hari ini… Lelah… pegal… basah… Tapi menyenangkan… Menanti luntang-lantung selanjutnya… *_*

February 4th, 2011 by novia

Cook A La mPok Nupi : AmCheese

Sebenernya gw ga tau nih kue namanya apaan, gw dapet resepnya pas nonton Jeng Farah Queen di tipi. Pas liat, ih gampang banget, cobain ah… Maka gw cobainlah dengan berbagai modifikasi heheheee… Kebiasaan :p

Bahan-Bahannya,
Daging Asap
Kulit pangsit
Ragout
Telur kocok lepas untuk memanir
Tepung Roti untuk memanir
Keju yang mudah meleleh dipotong sekira 2 ruas jari kelingking

Bahan Ragout,

2 siung Bawang Putih cincang
1/2 buah Bawang Bombay cincang
Wortel & Buncis yang dipotong dadu secukupnya
1 sendok makan Mentega buat menumis
250 ml Susu Cair Plain
Terigu (secukupnya)
garam+gula+merica secukupnya

Telur kocok lepas untuk memanir
Tepung Roti untuk memanir
Keju yang mudah meleleh dipotong sekira 2 ruas jari kelingking

Cara membuat:
1. Panaskan mentega, tumis bawang putih dan bawang bombay cincang hingga harum. Masukkan sayuran tumis hingga agak layu. Sisihkan.
2. Campur susu dengan kurang lebih 3 sendok makan terigu, panaskan dengan api sedang sambil terus diaduk. Tambahkan bumbu (garam+gula+merica) aduk lagi hingga agak mengental. Masukan sayuran, aduk kembali hingga merata dan tidak lengket. Boleh ditambahkan terigu bila kelihatan terlalu encer. Angkat dan biarkan agak dingin.
3. Siapkan kulit pangsit, isi dengan Daging Asap, adonan ragout, dan keju. Lipat seperti dadar gulung, gunakan telur sebagai perekat.
4. Masukan ke dalam kocokan telur, tiriskan, dan kemudian gulingkan ke tepung roti hingga merata.
5. Goreng hingga kecoklatan, angkat dan hidangkan selagi panas.

Tampilannya seperti berikut,

AmCheese

January 21st, 2011 by novia

Cook A La mPok Nupi: KlapperTaart

Gw bikin Klappertaart Keju, tapi lupa resepnya hahahhaaaa…. orang yang aneh… Yang pasti, ini kue melibatkan tepung terigu, telur, mentega, susu kental manis (1 kaleng, ini yang paling inget hihihiiii…), kelapa plus airnya, kismis (buat topping) sama keju satu blok (250gr klo ga salah, biar berasa kejunya).
Hmmmm… nTar dech di update klo udah ketemu resep pastinya hahahaaaa…

Jadinya seperti ini nih…

klappertaart keju

January 21st, 2011 by novia

ANDAKAR

Klo daerah Duren Tiga or Buncit, aku pernah cobain ini:

LambShank

LambShank-nya ANDAKAR (ANeka DAging bakAR)

Beuh… Klo yang ini mansthabz! Mpukz bener dagingnya, dibumbu barbeque. Porsinya serius Guedhe. Ga abis walopun udah berusaha sampe titik darah penghabisan heheheee… lebaiy mode on.

Aku cobain yang di daerah Duren Tiga, tempatnya depan Hotel Khaisar. Ga depan2an banget siy, tapi klo turun di Hotel Khaisar (dari arah Mampang) agak jalan balik lagi dikit.

January 21st, 2011 by novia

?>